Search Menu
Home Latest News Menu
Indonesia

CEO Spotify menegaskan nggak akan melarang musik yang dibuat AI

Hal ini diikuti oleh lonjakan musik AI yang beredar di platform streaming baru-baru ini.

  • GEMMA ROSS | TRANSLATED BY: JEMIMA PANJAITAN
  • 4 October 2023
CEO Spotify menegaskan nggak akan melarang musik yang dibuat AI

CEO Spotify Daniel Ek telah mengkonfirmasi dalam sebuah wawancara dengan BBC kalau lagu-lagu yang dibuat menggunakan AI nggak akan dilarang dari platform streaming tersebut.

Hal ini menyusul diskusi baru-baru ini seputar penggunaan wajar musik buatan AI, apalagi setelah lagu yang mengkloning suara The Weeknd dan Drake, 'Heart On My Sleeve', yang viral dan dapat jutaan streaming setelah dirilis.

Bos Spotify bilang kalau dia sudah memperkirakan masalah seputar AI dan musik akan terus berlanjut “bertahun-tahun yang akan datang”, tapi platform streaming raksasa tersebut belum akan melakukan upaya untuk melarang musik yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

Baca ini selanjutnya: Artists can now pay to feature on Spotify’s homescreen with new “Showcase” tool

“Ini bakal menjadi rumit,” katanya kepada BBC. “Kamu bayangin aja kalau ada orang mengunggah lagu, mengaku sebagai Madonna, meski sebenarnya bukan.

“Kita udah lihat hampir semua hal dalam sejarah Spotify gimana caranya orang-orang mencoba mempermainkan sistem kami,” tambahnya. “Kita punya tim yang besar banget buat menangani masalah-masalah seperti ini.”

Ek melanjutkan penjelasannya kalau penggunaan teknologi itu sah-sah saja untuk membuat musik, tapi meniru artis dengan menggunakan AI nggak boleh dilakukan tanpa persetujuan. Dia menyebutkan tiga peran dalam penggunaan AI: penyetelan otomatis, mengumpulkan inspirasi dari artis, dan meniru artis, yang terakhir menurut dia nggak bisa diterima.

Baca ini selajutnya: New platform JKBX allows you to invest in money-making music

Meskipun ia berjanji untuk nggak melarang musik yang dihasilkan oleh AI, Ek menambahkan kalau Spotify nggak mengizinkan kontennya digunakan dalam pelatihan untuk pembelajaran mesin atau AI untuk memproduksi musik.

Awal tahun ini, Financial Times melaporkan kalau Spotify udah menghapus ribuan lagu yang dibuat oleh AI setelah ada dugaan kalau bot digunakan untuk meningkatkan jumlah streaming mereka.

Pada tahun 2021, Daniel Ek dikritik karena menginvestasikan €100 juta ke perusahaan pertahanan AI Helsing, yang berencana menggunakan kecerdasan buatan untuk mendukung militer dalam operasi penilaian medan perang.


[Via: BBC]

Gemma Ross adalah Asisten Editor Mixmag, ikuti dia di Twitter. / Jemima Panjaitan adalah Writer Mixmag Indonesia. Ikuti dia di Instagram.


Load the next article
Loading...
Loading...